fbpx
preloader

Ngempeng bisa buat gigi tonggos ?

Pada dasarnya, kebiasan mengisap jempol merupakan hal alami yang sudah dilakukan oleh bayi saat masih di dalam kandungan. Mengisap jempol adalah kebiasaan yang membuat sebagian anak merasa nyaman saat lapar, takut, gelisah, kesepian, mengantuk atau bosan. Tapi, tidak berlaku jika usia anak sudah menginjak 5 – 6 tahun ya, Dokgiers.
Pasalnya, di usia tersebut gigi anak sedang mengalami pertumbuhan. Jika di saat yang sama anak masih memiliki kebiasaan mengisap jempol, maka giginya akan tumbuh ke arah yang tidak semestinya. Nah.. Siapa yang anaknya masih suka punya kebiasaan mengisap jempol? Yuk, pelan-pelan dihentikan kebiasaanya. Jangan lupa untuk selalu cek rutin ke dokter gigi juga ya!

Tambahan

Mungkin Anda pernah mendengar mitos tentang ngempeng yang bisa membuat gigi menjadi tonggos. Ngempeng adalah kebiasaan yang umum pada bayi dan anak-anak kecil, tetapi apakah benar-benar dapat menyebabkan gigi menjadi tonggos? Artikel ini akan membahas secara rinci apakah ngempeng berdampak pada perkembangan gigi dan apa yang bisa Anda lakukan jika anak Anda memiliki kebiasaan ini.

Mitos tentang Ngempeng

Sebelum kita menggali lebih dalam, mari kita singkirkan beberapa mitos tentang ngempeng dan gigi tonggos:

1. Ngempeng Menyebabkan Gigi Langsung Menjadi Tonggos

Ini adalah salah satu mitos yang paling umum. Banyak orang percaya bahwa jika anak Anda ngempeng pada jari atau dot, gigi akan langsung menjadi tonggos. Namun, ini tidak benar. Gigi yang tonggos biasanya merupakan hasil dari faktor genetik, pertumbuhan rahang, dan faktor lainnya.

2. Semua Anak yang Ngempeng Akan Memiliki Gigi Tonggos

Tidak semua anak yang memiliki kebiasaan ngempeng akan mengalami gigi tonggos. Banyak anak yang ngempeng pada jari atau dot tetap memiliki gigi yang sejajar dan rapi. Faktor-faktor lain, seperti berapa lama dan seberapa kuat anak ngempeng, juga berperan dalam pengaruhnya pada perkembangan gigi.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Gigi

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan gigi anak Anda, termasuk:

1. Genetik

Faktor genetik memainkan peran penting dalam penentuan bagaimana gigi anak Anda akan tumbuh. Jika ada riwayat keluarga dengan gigi tonggos, ada kemungkinan anak Anda juga akan mengalami hal yang sama.

2. Durasi dan Intensitas Ngempeng

Jika anak Anda ngempeng dengan kuat dan dalam waktu yang lama, ini bisa memiliki dampak lebih besar pada perkembangan giginya. Tekanan yang berlebihan pada rahang dapat memengaruhi posisi gigi.

3. Usia Saat Ngempeng Dimulai

Ngempeng yang dimulai pada usia yang lebih tua, terutama setelah gigi permanen mulai tumbuh, memiliki potensi lebih besar untuk memengaruhi perkembangan gigi. Gigi permanen yang baru tumbuh mungkin akan terpengaruh oleh tekanan ngempeng.

4. Kapan Kebiasaan Ngempeng Dihentikan

Jika anak Anda terus ngempeng hingga usia gigi permanen mulai tumbuh, ini dapat meningkatkan risiko gigi tonggos. Sebaiknya, upayakan untuk menghentikan kebiasaan ngempeng sebelum gigi permanen muncul.

Bagaimana Mengatasi Kebiasaan Ngempeng

Jika Anda ingin menghentikan kebiasaan ngempeng anak Anda atau ingin mencegahnya, berikut beberapa langkah yang bisa Anda coba:

1. Berbicara dengan Anak Anda

Terlibat dalam percakapan positif dengan anak Anda tentang kebiasaan ngempeng. Ajak mereka untuk berpartisipasi dalam proses penghentian dengan sukarela. Jelaskan mengapa ini penting untuk perkembangan gigi mereka.

2. Temukan Pengganti

Untuk beberapa anak, ngempeng adalah cara mereka mengatasi stres atau kecemasan. Cobalah untuk menemukan pengganti yang positif, seperti mainan atau kegiatan yang dapat mengalihkan perhatian mereka dari ngempeng.

3. Konsultasikan dengan Dokter Gigi

Jika kebiasaan ngempeng anak Anda sangat kuat atau sulit dihentikan, konsultasikan dengan dokter gigi atau ortodontis. Mereka dapat memberikan saran dan mungkin meresepkan alat ortodontik seperti “tongue crib” atau thumb guard untuk membantu anak Anda berhenti ngempeng.

Penutup: Mengatasi Mitos tentang Ngempeng dan Gigi Tonggos

Ngempeng bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi perkembangan gigi anak Anda, dan tidak dapat secara langsung menyebabkan gigi menjadi tonggos. Faktor genetik, durasi ngempeng, dan usia saat memulai ngempeng juga berperan penting.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kebiasaan ngempeng anak Anda, konsultasikan dengan dokter gigi atau ortodontis. Mereka dapat memberikan nasihat dan solusi yang tepat untuk kasus khusus anak Anda.

Bagi kamu yang ingin ke dokter gigi tanpa sakit, Yukkk ke klinik gigi bsd, kami tunggu kedatangan kalian yaaa ☺️

error: Content is protected !!