Ditinjau oleh : drg. Indriani Kusno, DClinDent (Orth), MSc Orth (UK)
Setelah perjalanan memperbaiki posisi gigi dengan menggunakan behel atau Invisalign selesai, tantangan berikutnya adalah menjaga agar posisi gigi tetap rapi dengan retainer gigi. Retainer berfungsi menjaga posisi gigi tetap stabil agar tidak kembali bergeser. Saat ini, dua jenis retainer transparan yang paling populer adalah Essix Retainer dan Vivera Retainer.
Sekilas keduanya terlihat mirip karena sama-sama retainer bening, tetapi sebenarnya ada banyak perbedaan dalam hal bahan, ketahanan, kenyamanan, perawatan, dan tentu saja biaya.
Artikel ini membahas secara lengkap mengenai perbandingan antara Retainer Essix dan Retainer Vivera untuk memudahkan Anda dalam menentukan pilihan yang paling tepat.
Apa Itu Essix Retainer dan Vivera Retainer?
Essix Retainer adalah retainer berbahan plastik tipis yang dibentuk sesuai cetakan gigi pasien. Umumnya ketebalannya sekitar 0,75–1.5 mm, ringan saat dipakai, dan nyaris tidak terlihat. Dari segi harga, Essix relatif lebih terjangkau. Kekurangannya, retainer ini lebih rentan retak, kusam, atau berubah bentuk seiring pemakaian rutin.
Sedangkan Vivera Retainer merupakan produk premium yang dikeluarkan oleh Invisalign. Bahannya multilayer khusus, tebal sekitar 1–1,2 mm, fleksibel, dan tahan lama.
Dibanding Essix, Vivera Retainer tidak mudah pecah, lebih stabil dari segi bentuk, dan kejernihannya bertahan lebih lama. Karena diproduksi oleh Invisalign, kualitas dan presisi fit-nya sangat tinggi.
Baca Juga: 5 Perbedaan Invisalign dan Behel Gigi: Mana yang Lebih Baik?
Perbandingan Utama: Essix vs Vivera Retainer
Agar tidak salah dalam memilih dan membandingkannya, lihat lebih jelas perbandingan utama yang ada pada Retainer Essix dan Retainer Vivera berikut:
1. Bahan & Ketebalan
Essix Retainer:
- Material: terbuat dari plastik tipis berbasis thermoplastic yang dibentuk mengikuti cetakan gigi.
- Transparansi: saat baru digunakan, Essix terlihat sangat bening. Namun, seiring pemakaian bisa cepat buram, terutama jika tidak dirawat dengan baik.
- Keawetan: karena ketebalannya relatif tipis (±0,75–1,5 mm), Essix lebih rentan retak, pecah, atau berubah bentuk setelah beberapa bulan penggunaan.
Vivera Retainer:
- Material: menggunakan plastik multilayer premium (SmartTrack) hasil pengembangan Invisalign. Struktur lapisannya membuat retainer lebih kuat dan fleksibel.
- Transparansi: memiliki kejernihan lebih stabil, tidak mudah kusam, dan tetap estetik meskipun dipakai dalam jangka panjang.
- Keawetan: tebal sekitar ±1–1,2 mm, tahan terhadap tekanan gigi saat mengunyah ringan maupun saat retainer dipakai setiap hari. Retainer ini juga lebih tahan pecah.
2. Kenyamanan Pemakaian
Essix Retainer:
- Adaptasi: Sering terasa lebih tebal dan kaku serta menekan gusi
- Rasa: terkadang gusi kurang nyaman karena tertekan, terasa lebih tebal.
- Kejelasan: Hampir tidak terlihat karena bening. Cocok untuk yang mengutamakan penampilan natural.
- Estetika: Transparan, rapat di gigi, dan terlihat natural.
Vivera Retainer:
- Adaptasi: sedikit lebih tebal dibanding aligner Invisalign, peralihan menuju Vivera biasanya sangat smooth sensasinya.
- Rasa: Memberi rasa stabil dan kokoh, meski pada awal pemakaian terasa lebih solid daripada Essix.
- Kejelasan: Tetap transparan, mirip dengan saat memakai aligner Invisalign
- Estetika: Tergolong sangat estetis. Tampilan tetap bening dan rapi, dengan kelebihan daya tahan yang lebih lama.
3. Perawatan & Kebersihan
Essix Retainer:
- Cara Membersihkan: Dibersihkan dengan sikat lembut dan sabun cair non-abrasif atau dengan pasta gigi yang anda gunakan. Bisa direndam sesekali dengan pembersih khusus retainer.
- Frekuensi Penggantian: Umumnya bertahan 6–12 bulan, tergantung pemakaian dan cara perawatan. Bisa retak, longgar, atau berubah bentuk lebih cepat jika sering terkena panas atau tidak dirawat dengan benar.
Vivera Retainer:
- Cara Membersihkan: Mirip dengan Essix, namun bahannya lebih kuat sehingga lebih tahan gores saat dibersihkan. Biasanya direkomendasikan menggunakan cleaning crystals Invisalign agar tetap bening dan higienis disamping disikat seperti biasa.
- Frekuensi Penggantian: Lebih tahan lama, bisa 1–3 tahun per set. Paket umumnya berisi 3 set, sehingga pengguna bisa langsung mengganti jika salah satunya rusak tanpa harus pesan baru.
4. Harga & Biaya Jangka Panjang
Essix Retainer:
- Biaya Awal: Lebih terjangkau, biasanya mulai dari Rp1–2 juta per rahang (tergantung klinik). Jadi pilihan populer untuk pasien yang mencari solusi ekonomis setelah perawatan ortodonti atau Invisalign.
- Biaya Penggantian: Perlu sering diganti (6–12 bulan sekali), sehingga biaya bisa menumpuk dalam jangka panjang. Jika hilang atau rusak, pasien harus memesan baru.
- Garansi & Jaminan: Jarang disertai garansi jangka panjang. Jika retainer rusak, biasanya biaya penggantian sepenuhnya ditanggung pasien.
- pembuatan ulang: biasanya bila hilang atau rusak sehingga harus dibuat ulang, cetakan baru mengikuti kondisi terakhir, bukan saat behel dilepas
Vivera Retainer:
- Biaya Awal: Lebih mahal, umumnya Rp6–10 juta per paket. Harganya tinggi karena diproduksi langsung oleh Invisalign dengan material premium dan presisi tinggi.
- Biaya Penggantian: Lebih awet (1–3 tahun per set). Paket sudah mencakup 3 set cadangan, jadi pasien tidak perlu sering ke klinik untuk membuat baru.
- Garansi & Jaminan: Disertai jaminan dari Invisalign. Jika ada cacat produksi atau masalah ketahanan, beberapa klinik bisa membantu klaim.
- pembuatan ulang: bisa mengikuti kondisi gigi terakhir saat selesai behel atau Invisalign karena data cetakan tersimpan secara digital.
Kapan Harus Memilih Essix vs Kapan Vivera Lebih Baik
Pemilihan antara Essix dan Vivera retainer sebenarnya bergantung pada kebutuhan, prioritas, dan anggaran pasien. Jika yang dicari adalah biaya lebih terjangkau, Essix bisa jadi pilihan tepat. Retainer ini ekonomis, transparan, dan tetap terlihat natural ketika dipakai, meski ketahanannya relatif lebih pendek (umumnya 6–12 bulan).
Essix cocok untuk pasien yang butuh retainer jangka pendek atau ingin solusi sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Sebaliknya, bagi pasien yang mengutamakan durability dan kenyamanan jangka panjang, Vivera lebih unggul. Retainer ini dibuat dengan material premium Invisalign yang lebih tebal dan tahan lama, bahkan bisa bertahan 1–3 tahun per set.
Paketnya juga biasanya sudah mencakup 3 set cadangan, sehingga praktis dan tidak perlu sering kembali ke klinik. Dari sisi estetika, Vivera transparan, nyaman dipakai, dan tetap bening lebih lama, membuatnya cocok bagi pasien yang ingin hasil maksimal tanpa repot sering ganti retainer.
Dengan kata lain, Essix lebih pas untuk yang fokus pada biaya awal, sementara Vivera ideal bagi yang mencari investasi jangka panjang dalam hal kenyamanan, estetika, dan keawetan.
Fakta & Mitos seputar Retainer Transparan
Pertanyaan apakah Vivera lebih tahan pecah dibanding Essix sangat sering muncul, dan jawabannya adalah ya. Vivera dibuat dari material plastik yang lebih premium, sehingga lebih kuat menahan tekanan gigitan dan tidak mudah retak.
Sementara itu, Essix cenderung lebih cepat pecah atau patah, terutama jika dilepas-pasang terlalu sering atau tidak hati-hati. Jadi, anggapan bahwa semua retainer transparan sama kuatnya adalah mitos.
Soal perubahan bentuk atau warping, keduanya sebenarnya sama-sama berisiko jika terkena panas berlebih, misalnya direndam air panas atau dibiarkan di mobil yang panas. Bedanya, Essix lebih mudah berubah bentuk karena tipis, sedangkan Vivera lebih stabil.
Namun, mitos bahwa Vivera benar-benar kebal panas juga tidak benar. Retainer jenis ini tetap bisa rusak kalau tidak dirawat dengan benar. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan membersihkan retainer menggunakan air bersuhu normal atau pembersih khusus, serta selalu menyimpannya di wadah tertutup agar aman.
Kesimpulan, Mana yang Tepat untuk Anda?
Memilih antara retainer Essix dan Vivera sebaiknya menyesuaikan kebutuhan, anggaran, serta rekomendasi dokter gigi. Essix unggul dari sisi biaya yang lebih terjangkau, praktis, dan mudah diganti jika rusak. Kekurangannya, durabilitas lebih rendah serta lebih rentan retak atau berubah bentuk setelah dipakai beberapa lama.
Vivera menawarkan ketahanan lebih lama, kenyamanan optimal, serta estetika yang sangat baik. Namun, biayanya lebih tinggi dan proses penggantian lebih lama dibanding Essix.
Jadi, retainer mana yang menjadi pilihan Anda? Sebelum memilih, checklist di bawah mungkin bisa jadi panduan:
- Apakah mengutamakan biaya hemat jangka pendek? Essix bisa jadi pilihan.
- Apakah lebih butuh retainer yang tahan lama dan jarang diganti? Vivera lebih cocok.
- Apakah prioritas utama kenyamanan dan tampilan transparan terbaik? Vivera unggul.
Sebagai Spesialis Invisalign Indonesia, dokter di DOKGI Dental Clinic biasanya menyesuaikan pilihan berdasarkan kondisi gigi pasca perawatan, gaya hidup, kondisi ekonomi, serta preferensi pasien.
Diskusi langsung dengan dokter akan memastikan retainer yang dipilih benar-benar sesuai kebutuhan. Hubungi kami melalui situs DOKGI Dental Clinic atau via WhatsApp dan jadwalkan konsultasi Anda!
Sumber:
- MDPI Open Access Journals. Evaluation of Mechanical Properties of Different Thermoplastic Orthodontic Retainer Materials after Thermoforming and Thermocycling | Retrieved from: https://www.mdpi.com/2073-4360/15/7/1610
- APOS Asian Pacific Orthodontic Society. Effects of Hawley, Essix, and Vivera Retainers on Salivary Properties, Oral Hygiene, and Streptococcus Mutans Levels: A prospective clinical pilot study | Retrieved from: https://apospublications.com/effects-of-hawley-essix-and-vivera-retainers-on-salivary-properties-oral-hygiene-and-levels-a-prospective-clinical-pilot-study/
- Zombek Orthodontics. Invisalign Vivera vs. Essix Retainers: Which One Is Best? | Retrieved from: https://www.zombekortho.com/invisalign-vivera-vs-essix-retainers-which-one-is-best/